Langsung ke konten utama

Belanja Online Menjadi Pilihan Masyarakat


Tahun ini, kegiatan belanja online menjadi pilihan masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Generasi millennial menjadi kalangan terbanyak yang berbelanja online.

Hal tersebut dibuktikan melalui hasil riset dari JakPat kepada 1.000 responden mengenai perilaku belanja online selama Ramadan hingga Idul Fitri 1438 Hijriah yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Sebanyak 65% responden mengaku berbelanja online 1 hingga 2 kali selama Ramadan. Dari angka ini, generasi millennial (18 tahun hingga 35 tahun), khususnya kelas menengah, adalah kalangan terbesar yang menyumbang angka tertinggi dalam berbelanja online.

Seperti yang dilansir we are social, penetrasi internet global kini telah melampaui 50% sama dengan 3,77 milyar pengguna internet pada 2017.

Tingginya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia juga menjadi salah satu penyebab adanya perubahan perilaku berbelanja masyarakat yang kini cenderung lebih memilih situs atau aplikasi belanja online untuk memenuhi kebutuhannya.

Perubahan perilaku ini didukung juga oleh banyaknya kemudahan yang ditawarkan oleh sejumlah marketplace. Selain memiliki harga yang kompetitif, belanja online di platform marketplace juga menawarkan banyak kepraktisan.

Sebagai satu-satunya e-commerce BUMN, BLANJA.com juga mengalami dampak positif euphoria Ramadan dan libur Idul Fitri. Kenaikan traffic yang signifikan hingga 98% dari pada bulan sebelumnya dan berbelanja melalui aplikasi (mobile apps) berada di urutan tertinggi.

Semenjak BLANJA.com bertransformasi melakukan perubahan besar, termasuk logo & look and feel bulan Maret lalu, kami mulai tancap gas dan lebih agresif lagi tentu saja dengan perhitungan yang matang. Strategi yang kami jalankan memberikan dampak positif terhadap tren transaksi yang meningkat hingga 400%” ujar CEO BLANJA.com Aulia E Marinto dalam siaran pers.

Adapun untuk kategori barang yang paling banyak dicari dan dibeli selama Ramadan hingga Lebaran adalah produk gadget, pakaian, dan juga peralatan rumah tangga yang mana produk ini digunakan untuk menunjang perayaan Idul Fitri.” tambah Head of Marketing BLANJA.com, Faiz Fashridjal.

Di sisi lain, Faiz Fashridjal selaku Head of Marketing BLANJA.com juga mengaku sudah merencanakan strategi yang tidak kalah menarik untuk tetap mempertahankan performance dan traffic BLANJA.com di bulan Juli.

Mengusung campaign #JulyJoy “Keseruan Tanpa Batas Untuk Jalani Rutinitas”, BLANJA.com mengajak masyarakat untuk tetap semangat meski harus kembali menjalani rutinitas lewat beragam diskon produk serta penawaran istimewa dari brand dan partner.

Konsumen dapat menikmati Diskon hingga 50% produk sepatu sekolah, Promo pilihan dengan harga produk mulai dari Rp15.000an, dan Serunya BLANJA di eBay dengan potongan harga Rp500.000. Khusus untuk kamu para gamers, dapatkan perlengkapan game mulai dari Rp100.000 serta Diskon sebesar 50% plus FREE ONGKOS KIRIM untuk wilayah Jabodetabek.

Selain itu, ada juga potongan harga hingga Rp1.000.000 untuk semua kategori produk kecuali emas dan pulsa dengan menggunakan kode voucher “KUY” dan diskon 10% dengan kode voucher “APPKUY” yang bisa dinikmati pelanggan jika bertransaksi di BLANJA.com. Penawaran menarik lainnya juga datang dari produk Brand Favorit yang memberikan promo Buy 1 Get 1 hingga diskon sebesar 30%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semalt Shares A Secret On How To Become Successful in the Bid Data World

In the world of business, business analysis has often been considered to be in the realm of left-brained analysts, while the qualitative jobs, such as advertising and marketing, the realm of right-brained creative kinds. These two activities, though both essential to the success of the business, hardly speak the same language.
Igor Gamanenko, the Customer Success Manager of SemaltDigital Services, states that the tide of big data has altered the status quo. The creators of this big data are by all definitions the up and coming generation. They live out their lives on social media, having practically all their everyday activities recorded in text messages, digital photos and their playlists as well as their preferences captured by internet cookies.

They converse in text-speak, emoji and memes, all transmitted digitally and transformed to data, which is essentially encoded in bits and bytes. This form of digital marketing data, spawned by digital and social media has brought these two act…

Harbolnas 2017 Bertabur Promo di JD.ID

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) merupakan hari penting bagi penggila belanja online. Saat itu banyak barang yang mendapatkan diskon dan promo besar-besaran. Harbolnasini dilakukan oleh sejumlah online store seperti JD.ID. Mari kita intip ada promo apa saja yang akan diberikan oleh salah satu situs belanja online terbesar di Indonesia tersebut. Untuk kepastian barang yang mendapatkan promo Harbolnas bisa kamu dapatkan mendekati tanggal 1212. Tapi setidaknya jika kita melihat dari promo 1111 yang dilakukan oleh JD pada waktu sebelumnya, maka banyak banget barang yang mendapatkan diskon. Waktu itu banyak produk fashion, HP, kamera, tablet, laptop, mouse, pampers, dan banyak lagi yang mendapatkan promo harga termurah. Waktu itu banyak smartphone Samsung yang mendapatkan harga sangat menggiurkan murahnya. Bahkan dalam salah satu flashsale yang dilakukan waktu itu ada HP Samsung tipe terbaru yang harganya sekitar 8 jutaan tapi dijual Rp 11 ribu saja. Sontak banyak orang yang berebu…

Ketahui Biaya Kredit Rumah Sebelum Mengajukan KPR

Bukan hanya uang muka (DP), ketika ingin beli rumah dijual di daerah Semarang baru atau bekas, khususnya kredit, ada beberapa biaya yang mesti kita ketahui. Mulai dari biaya notaris, provisi kredit, BPHTB, sampai pajak. Jika pembelian KPR (Kredit Pemilikan rumah), maka proses akan diatur oleh pihak bank. Saat akan membeli rumah, baik baru atau bekas, seringkali seseorang hanya menyiapkan sejumlah dana untuk membayar uang muka saja. Padahal, selain uang muka, masih ada sederet biaya lain yang menjadi tanggung jawab pembeli.
Sebelum mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sebaiknya siapkan biaya ekstra di luar uang muka agar kelak lebih siap. Biaya-biaya yang biasanya muncul mulai dari booking fee, biaya notaris, biaya provisi, BPHTB, pajak, hingga asuransi. Untungnya, untuk urusan uang muka rumah saat ini lebih ringan. Berbeda dengan dahulu yang bisa mencapai kisaran 20% – 30%. Tak hanya itu, kebijakan lain seperti naiknya batas rumah yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta …